Tampilkan postingan dengan label TEATER NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TEATER NEWS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Januari 2018

Peringati Hari Bersejarah Kota Rengat, Komunitas Teater RT 913 Gelar Acara di Danau Raja



RENGAT -  Komunitas Teater RT 913 yang merupakan salah satu komunitas seni di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau memperingati Hari Bersejarah Kota Rengat.
Acara yang dipusatkan di Danau Raja tersebut dilaksanakan pada Jumat (5/1/2018) malam. 
Ketua Sanggar Teater RT 913, Walmi Sholihat saat dikonfirmasi mengatakan bahwa acara tersebut merupakan bentuk apresiasi anak muda pecinta teater terhadap hari bersejarah di Rengat. 

Sabtu, 23 Agustus 2014

“De Copet” Cerminan Wajah Kita Hari Ini


Rengat Teater 913
“de copet” Pementasan Rengat Teater 913 di malam ke-2 JTS, 
Jumat (22/8/2014)
RiauKepri.com, PEKANBARU – Gelar karya Kala Sumatera, Jaringan Teater Sumatera (JTS) di Anjung Seni Idrus Tintin kemarin, Jum’at (22/8/2014), Rengat Teater 913 membawakan cerita berjudul “De Copet”. Naskah yang diangkat dari Ritus Dongeng Robin Hood dengan penyesuaian dan adaptasi oleh Adepura Indra dalam bingkai kekinian Indonesia. Berangkat dari kisah tersebut, Ade bersama Rengat Teater 913 menyuguhkan sebuah repertoar dengan pengadeganan-pengadeganan tanpa jeda secara simultan yang diiringi koor (paduan suara).
Panggung secara umum dibagi menjadi tiga wilayah. Di sebelah kanan depan untuk koor dengan lantai level sedang. Di sebelah kiri untuk Limbok (dalang/pencerita) dengan lantai level tiga kali lipat lebih tinggi dari koor. Dan area diantara kedua belah sisi kanan dan kiri depan hingga meluas kebagian belakang untuk aktor lainnya tanpa level dan setting. Sementara di atas langit-langit panggung terdapat beberapa figura dengan gambar mirip tokoh-tokoh pemimpin Indonesia dengan mata yang diblok putih.
Komposisi pemanggungan yang demikian ialah konsep yang tengah dipresentasikan oleh Ade. Bagaimana panggung merupakan jalinan audio dan video. Tipe yang dikatakan Ade sebagai bagian dari konsep repertoar repetisi seperti ini, merupakan teknik mengedepankan audio (koor dan pencerita) dan video di bagian belakangnya.
Pertunjukan dimulai dengan koor yang kemudian disambut kehadiran Limbok mengantar pertunjukan dengan mengurai pokok  kisah dari pertunjukan tersebut. Kemudian secara simultan adegan-adegan berjalan menggambarkan rentetan peristiwa cerita hingga akhir lewat aktor-aktor dengan kemampuan tubuh, vokal, dan media properti. Koor dan narasi-laku dari Limbok pun turut memainkan perannya.
“Jika disimak, kalimat-kalimat yang diucapkan aktor merupakan repetisi. Dan adegan-adegan yang disuguhkan selanjutnya ialah penawaran-penawaran. Penonton diberikan kebebasan untuk mengartikannya sendiri,” Ade menjelaskan.

Rabu, 18 Desember 2013

OPEN CLASS

Salam Budaya !!!



Di tahun 2014 RT 913 akan menyelenggarakan sebuah program triwulan yang dimamai Open Class.
Program ini terdiri dari beberapa program bagian, diantaranya Studi Keaktoran, Studi Artistik, dan Studi Penyutradaraan.

Selasa, 17 Desember 2013

TEATER KOLOSAL MERIAHKAN PEMBUKAAN PORKOT III RIAU


DUMAI-Teater kolosal yang dipersembahkan, Senin (16/12) malam menandai pembukaan Pekan Olahraga Kota (Porkot) III tahun 2013 ternyata mampu memukau ribuan pasang mata yang menghadiri acara tersebut. Pembukaan Porkot berlangsung meriah dan menghibur kontingen dari tujuh Kecamatan.

Bahkan, sorakan dan tepukan gemuruh juga terdengar dari berbagai sisi lapangan yang dihadiri masyarakat Dumai, saat menyaksikan berbagai hiburan pada pembukaan Porkot tersebut. Teater kolosal yang ditampilkan menceritakan, Dumai merupakan kota Kaya di Pantai Timur Sumatera. Yang mana dibawahnya terdapat minyak dan di atasnya ada minyak. Teater kolosal yang ditempilkan itu merupakan asuhan budayawan Dumai, Tiyas Age menampilkan 100 orang penari dan hanya tujuh orang penari perempuan yang melambangkan Putri Tujuh.

Kamis, 12 Desember 2013

Teater Tanah Air berhasil pertahankan gelar di India

Teater Tanah Air berhasil pertahankan gelar di India
Asslamualaikum.

Sala Budaya,
Sindonews.com - Dalam ajang Festival Teater Anak Dunia atau International Childrens festival of Performing Arts pada tanggal 5 hingga 8 Desember 2013 kemarin di New Delhi, India, kelompok Teater Tanah Air pimpinan Jose Rizal Manua berhasil mempertahankan gelar 'The Best Performance'.

Teater Ghanta Borong Penghargaan di Festival Teater Jakarta 2013




.
Aassalamualaikum.



Salam Budaya, Jakarta - 


Perhelatan akbar Festival Teater Jakarta (FTJ) ke-41 tahun ini sudah selesai diselenggarakan. Penutupan festival ini dimeriahkan oleh kelompok Sahita dari Solo dengan konsep mereka yang ringan dan menghibur. 


Dengan demikian, para pemenang dari beragam kategori juga sudah diumumkan Rabu malam (11/12/2013) lalu di Teater Kecil, TIM. Teater Ghanta keluar sebagai pemenang dari nominasi Grup Terbaik 1 dan banyak penghargaan lainnya. Berikut para pemenang FTJ 2013 dari nominasi: 



Senin, 09 Desember 2013

GELORA SEMANGAT KREATIFITAS

Assalamualaikum,

Salam Budaya.
Laporan FEDLI AZIS, Pekanbaru | Minggu, 08 Desember 2013 11:49 WIB

Dewan Kesenian Riau (DKR) menaja dua helat sekaligus yakni Gelora Teater dan Lomba Film Pendek se-Riau. Helat yang berlangsung, 28 November-2 Desember di Anjung Seni Idrus Tintin tersebut berhasil menggelorakan semangat kreativitas seni.

FOTO BERSAMA : Seluruh pemena Gelora Teater se-Riau foto bersama usai penyerahan hadiah yang berlangsung, 2 Desember lalu di Anjungan Seni Idrus Tintin 

DALAM petunjuk pelaksana Gelora Teater, terdapat empat hal yang diisyaratkan panitia penyelenggara Dewan Kesenian Riau (DKR) bagi peserta. Keempat itu diantaranya kewajiban peserta menggunakan naskah terjemahan, naskah yang bersumber dari cerita lisan Melayu Riau dan naskah buatan sendiri. Peserta juga diwajibkan menggarap pertunjukan dalam bentuk modern. Selanjutnya pertunjukan hendaknya bersumber pada ‘roh’ budaya Melayu Riau serta menggunakan bahasa Indonesia atau logat Melayu yang mudah dimengerti penonton.


Sabtu, 07 Desember 2013

TEATER MAKIN DIMINATI




Gelora Teater dan Festival Film Pendek DKR

Dua helat sekaligus yang ditaja Dewan Kesenian Riau yakni Gelora Teater 2013 dan Festival Film Pendek sudah mulai Kamis, (28/11). Kedua helat tersebut dipusatkan di Area MTQ tepatnya di Aula Dewan Kesenian Riau dan Anjung Seni Idrus Tintin.Gelora TeaterKata teater, drama atau sandiwara tidaklah hal asing bagi masyarakat Riau karena sejak dahulunya masyarakat telah mengenalnya dalam bentuk seni pertunjukan di kampung-kampung, baik itu berupa Sandiwara Bangsawan, Mak Yong, Mamanda, Mendu, Randai Kuantan ataupun ritual-ritual pengobatan yang disajikan dalam bentuk tontonan. Hal ini disampaikan Ketua Dewan Kesenian Riau, Kazzaini Ks dalam elu-eluannya di Anjung Seni Idrus Tintin, Jumat malam (29/11)."Kalau kita mau merujuk akar sejarah, memang teater ini bukan hal asing lagi bagi masyarakat Riau. Seni teater terutama di kampung-kampung sejak dulu sudah akrab dengan masyarakat, salah satunya Sandiwara Bangsawan yang bahkan dipergelarkan hanya memakai lampu srongkeng. Artinya menurut saya, seni teater memang sudah akrab dengan kita bukan hal yang baru dan aneh karena nenek moyang kita sudah mengakrabinya sejak kecil," ujar Kazzaini.Melihat sambutan peserta yang dinilai Kazzaini cukup antusias. Hal itu terbukti membludaknya peserta bahkan hampir separuh dari peserta mengikuti helat gelora tetaer 2013 ini tanpa mendapat rekomendasi dari Dewan Kesenian Daerahnya masing-masing atau independen. "Ini juga salah satu bukti bahwa seni teater di Riau sesungguhnya mengalami perkembangan. Perkembangan itu dapat dilihat dari misalnya bagaimana pekerjanya sudah bisa tampil di gedung dengan fasilitas yang saya kira sudah standarlah ketimbang orang-orang dahulu bermain hanya di laman terbuka atau hanya bermodalkan cahaya lampu alakadarnya. Tetapi lihat saja sekarang, sandiwara atau seni pertunjukan sudah bisa pula memanfaatkan tekhnologi yang semakin canggih," ujarnya lagi.

TEATER INHU RAIH TERBAIK PERTAMA

Rengat-  Dewan Kesenian Indragiri Hulu (DKI) tampil sebagai juara pertama pada ajang bergengsi Gelora Teater Riau yang dilaksanakan Dewan Kesenian Riau di Anjung Seni Idrus Tintin Pekanbaru, 28 November hingga 2 Desember 2013 kemarin.
Prestasi ini merupakan yang kelima kalinya bagi tim teater DKI, sebab pada tahun 2008, 2009, 2010 dan 2012 lalu, tim teater Kabupaten Inhu juga meraih juara pertama pada ajang Gelora Teater Riau. Bahkan keberhasilan tahun 2013 ini semakin lengkap, karena Salimi Yusuf dinobatkan sebagai sutradara terbaik dan Muhammad Rizky Putra sebagai pemeran pembantu terbaik.